Manfaat Buah Jambu Batu Untuk Tambah Trombosit dan Sakit Perut
Manfaat buah jambu batu untuk badan sudah dikenal sejak dahulu. Pohon jambu batu ini tumbuh dengan mudah dan subur di lahan yang bagaimana saja kondisinya, termasuk di halaman rumah. Dengan demikian pohon jambu batu yang berhasiat ini mudah dikenaloleh masyarakat kita. Sehingga kegunaannya sudah banyak dikenal, diantaranya :
1. Daunnya : daun buah jambu batu berkhasiat untuk menyembuhkan sakit perut. pucuk jambu batu diperas seteah dicampur air 2-3 sendok dan didapatkan cairan hijau kental. cairan ini diminum. atau dapat juga daun pucuk tersebut langsung dikunyah oleh orang dewasa atau anak yang sudah besar. Sedangkan anak yang masih kecil harus dibantu dengan cara tadi...diperas dulu.. Insya Allah rasa mulas/sembelit dan sakit perut atau buang air mencretnya akan berhendi...sehat.
2. Buah jambu : buah jambu batu ni, terutama yang berwarna merah saat ini menjadi konsumsi untuk menambah kesehatan darah/badan. diketahui jambu batumerah ini dapat meningkatkan atau tambah trombosit darah. Darah orang yang terserah penyakit demam berdarah (DB) trombositnya menurun. selain obat yang diberikan oleh dokter, mengkonsumsi jambu merah ini merupakan menu yang baik
nantikan uraian selanjutnay....
Sunday, 13 December 2015
Wednesday, 9 December 2015
Keistimewaan Lemak Nabati Ramah Kolesterol
Keistimewaan Lemak Nabati Ramah Kolesterol
Berdasarkan sumbernya lemak dibagi dua bagian yaitu lemak nabati dan lemak hewani.
A. Lemak Nabati.
Lemak nabati adalah lemak yang bersumber dari tumbuh-tumbuhan sebagai contoh kacang-kacangan, kemudian hasilolahannya tahu, tempe dan dari buah kelapa yaitu santan kelapa yang mengandung lemak nabati.
Lemak nabati memiliki kandungan kolesterol HDL (High Density Lipoprotein) atau kolesterol baik yang cukup banyak karena itu lemak nabati sangat berguna bagi tubuh.
1. Lemak Nabati Ramah Kolesterol karena berfungsi sebagai penghancur kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat karena kolesterol jahat berbahaya bagi tubuh, apalagi jika sudah mencapai angka di atas kadar normal.
2. Lemak nabati berfungsi sebagai sumber energi bagi tubuh. Lemak ini merupakan cadangan energi.
3. Lemak nabati berfungsi untuk melarutkan vitamin larut lemak yaitu vitamin A, D, E, serta vitamin K.
4. Lemak nabati berguna saat menjalankan program diet dengan membuat tidak mudah lapar maupun cepat kenyang.
5. Lemak nabati melancarkan sistem pencernaan tubuh.
B. Lemak Hewani (silahkan baca Lemak nabati..)
Pengaruh akibat kelebihan dan kekurangan Lemak.
Proses Pencernaan Lemak dalam Tubuh : Pencernaan lemak tidak terjadi di mulut dan lambung karena di tempat tersebut tidak terdapat enzim lipase yang dapat menghidrolisis atau memecah lemak.
Pencernaan lemak terjadi di dalam usus,karena usus mengandung lipase. Lemak keluar dari lambung masuk ke dalam usus sehingga merangsang hormon kolesistokinin.
Hormon kolesistokinin menyebabkan kantung empedu berkontraksi sehingga mengeluarkan cairan empedu ke dalam duodenum (usus dua belaas jari). Empedu mengandung garam empedu yang memegang peranan penting dalam mengemulsikan lemak.
Emulsi Lemak merupakan pemecahan lemak yang berukuran besar menjadai butiran lemak yang berukuran lebih kecil.ukuran lemak yang lebih kecil (trigliserida) yang teremulsi akan memudahkan hidrolisis lemak oleh lipase yang dihasilkan dari penkreas.
Lipase pankreas akan menghidrolisis lemak teremulsi menjadi campuran asam lemak dan monoligserida (gliserida tunggal). Pengeluaran cairan penkreas dirancang oleh hormon sekretin yang berperan dalam meningkatkan jumlah elektrolit (senyawa penghantar listrik) dan cairan pankreas, serta pankreoenzim yang berperan untuk merangsang pengeluaran enzim-enzim dalam cairan pankreas.
Absorpsi hasil pencernaan lemak sebagian besar (70%) terjadi di usus halus.Pada waktu asam lemak dan monogliserida di absorpsi melalui sel-sel mukosa pada dinding usus, keduanya di ubah kembali menjadi lemak (trigliserida dengan bentuk partikel-partikel kecil (jaringan lemak).
Saat dibutuhkan, timbunan lemak tersebut akan diangkut menuju hati.
Demikiam Lemak Nabati yang ramah kolesterol. Jika diperbandingkan maka inilah :
Perbedaan antara lemak minyak Hewani dan Lemak nabati antara lain:
1. Lemak hewan mengandung Cholesterol sedangkan Lemak Nabati mengandung Fitosterol
2. Kadar asam lemak tidak jenuh dalam lemak Hewani lebih kecil dari lemak nabati
3. Lemak hewani mempunyai bilangan Reichert-Meissl yang lebih besar dan bilangan Polenske lebih kecil dibanding dengan minyal nabati.
4. Lemak Hewani cenderung berbentuk padat pada suhu kamar sedangkan lemak nabati cenderung berbentuk cair.
Baca artikel terkait..Manfaat Kegunaan Lemak. Klik Disini
<<<<<>>>>
Berdasarkan sumbernya lemak dibagi dua bagian yaitu lemak nabati dan lemak hewani.
A. Lemak Nabati.
Lemak nabati adalah lemak yang bersumber dari tumbuh-tumbuhan sebagai contoh kacang-kacangan, kemudian hasilolahannya tahu, tempe dan dari buah kelapa yaitu santan kelapa yang mengandung lemak nabati.
Lemak nabati memiliki kandungan kolesterol HDL (High Density Lipoprotein) atau kolesterol baik yang cukup banyak karena itu lemak nabati sangat berguna bagi tubuh.
1. Lemak Nabati Ramah Kolesterol karena berfungsi sebagai penghancur kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat karena kolesterol jahat berbahaya bagi tubuh, apalagi jika sudah mencapai angka di atas kadar normal.
2. Lemak nabati berfungsi sebagai sumber energi bagi tubuh. Lemak ini merupakan cadangan energi.
3. Lemak nabati berfungsi untuk melarutkan vitamin larut lemak yaitu vitamin A, D, E, serta vitamin K.
4. Lemak nabati berguna saat menjalankan program diet dengan membuat tidak mudah lapar maupun cepat kenyang.
5. Lemak nabati melancarkan sistem pencernaan tubuh.
B. Lemak Hewani (silahkan baca Lemak nabati..)
Pengaruh akibat kelebihan dan kekurangan Lemak.
Proses Pencernaan Lemak dalam Tubuh : Pencernaan lemak tidak terjadi di mulut dan lambung karena di tempat tersebut tidak terdapat enzim lipase yang dapat menghidrolisis atau memecah lemak.
Pencernaan lemak terjadi di dalam usus,karena usus mengandung lipase. Lemak keluar dari lambung masuk ke dalam usus sehingga merangsang hormon kolesistokinin.
Hormon kolesistokinin menyebabkan kantung empedu berkontraksi sehingga mengeluarkan cairan empedu ke dalam duodenum (usus dua belaas jari). Empedu mengandung garam empedu yang memegang peranan penting dalam mengemulsikan lemak.
Emulsi Lemak merupakan pemecahan lemak yang berukuran besar menjadai butiran lemak yang berukuran lebih kecil.ukuran lemak yang lebih kecil (trigliserida) yang teremulsi akan memudahkan hidrolisis lemak oleh lipase yang dihasilkan dari penkreas.
Lipase pankreas akan menghidrolisis lemak teremulsi menjadi campuran asam lemak dan monoligserida (gliserida tunggal). Pengeluaran cairan penkreas dirancang oleh hormon sekretin yang berperan dalam meningkatkan jumlah elektrolit (senyawa penghantar listrik) dan cairan pankreas, serta pankreoenzim yang berperan untuk merangsang pengeluaran enzim-enzim dalam cairan pankreas.
Absorpsi hasil pencernaan lemak sebagian besar (70%) terjadi di usus halus.Pada waktu asam lemak dan monogliserida di absorpsi melalui sel-sel mukosa pada dinding usus, keduanya di ubah kembali menjadi lemak (trigliserida dengan bentuk partikel-partikel kecil (jaringan lemak).
Saat dibutuhkan, timbunan lemak tersebut akan diangkut menuju hati.
Demikiam Lemak Nabati yang ramah kolesterol. Jika diperbandingkan maka inilah :
Perbedaan antara lemak minyak Hewani dan Lemak nabati antara lain:
1. Lemak hewan mengandung Cholesterol sedangkan Lemak Nabati mengandung Fitosterol
2. Kadar asam lemak tidak jenuh dalam lemak Hewani lebih kecil dari lemak nabati
3. Lemak hewani mempunyai bilangan Reichert-Meissl yang lebih besar dan bilangan Polenske lebih kecil dibanding dengan minyal nabati.
4. Lemak Hewani cenderung berbentuk padat pada suhu kamar sedangkan lemak nabati cenderung berbentuk cair.
Baca artikel terkait..Manfaat Kegunaan Lemak. Klik Disini
<<<<<>>>>
Manfaat dan Kegunaan Nutrisi Lemak
Manfaat Dan Kegunaan Nutrisi Lemak
Nutrisi lemak adalah bagian dari nutrisi yang perlukan oleh badan Lemak adalah senyawa organik yang terdiri dari atom karbon (c), hidrogen (H), dan oksigen (O).
Lemak bersifat larut dalam pelarut lemak, seperti benzen, eter, petroleum, dan sebagainya. Lemak yang mempunyai titik lebur tinggi berbentuk padat pada suhu kamar disebut lemak, sedangkan yang mempunyai titik lebur rendah berbentuk cair disebut minyak.
Lemak merupakan bahan penting dalam membran sel dan sifatnya tidak dapat larut dalam air dimanfaatkan dalam sistem kedap air sejumlah organisme. Setiap gram lemak menghasilkan 9 kilo kalori atau kilo joule (1 kilo (kkal) = 4,2kJ) pada waktu respirasi.
Dalam tubuh lemak akan dicernakan menjadi gliserol dan asam lemak. Dalam bentuk tersebut akan diserap oleh usus. Di dalam dinding usus akan diubah menjadi elmusi lemak dan diedarkan melalui pembuluh limpa menuju jantung dan baru diedarkan ke seluruh tubuh.
Berdasarkan wujud zat nya, lemak dibedakan menjadi 2 macam yaitu :
a. lemak padat terdapat pada hewan, misalnya mentega dan gajih (gemuk)
b. lemak cair banyak terdapat lemak nabati misalnya minyak jagung, minyak kedelai, minyak kelapa dan minyak sayur. Lemak padat dapat meningkatkan kolesterol. Dalam keadaan normal kolesterol dapat didapat dari makanan sehari-hari. Kolesterol disintesis di hati dan dinding usus, digunakan sebagai bahan pembentukan hormon juga vitamin D dan jaringan tubuh, disamping sebagai sumber kalori.
Sumber kolesterol, terutama berasal dari produk hewani, yaitu daging, susu, telur dan udang. Kadar kolesterol dalam darah yang normal adlah berkisar 150-250 mg %. Dan nilai ideal kolesterol seseorang sebaiknya dibawah 200 mg %.
2.2 Fungsi-fungsi Lemak dalam Tubuh Lemak pada suhu kamar berbentuk padat. Lemak merupakan zat makanan yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh manusia.
Selain itu lemak juga merupakan sumber energi yang lebih efektif dibandingkan dengan karbohidrat dan protein. Lemak, khususnya lemak nabati mengandung asam-asam lemak esensial seperti asam linoleat, lenolenat dan arakidonat tidak menyebabkan penyempitan pembuluh darah akibat pemupukan kolesterol, lemak juga berfungsi sebagai sumber pelarut bagi vitamin A, D, E, K (Winarno, 1997).
Tersedianya lemak dalam tubuh manusia banyak manfaatnya. Hal ini dapat diketahui dari fungsi-fungsi lemak tersebut. Fungsi lemak dapat dikelompokkan ke dalam fungsi utama dan fungsi lain, yaitu: (Marsetyo dan Kartasaputra, 1990)
1. Fungsi utama lemak
a. Sebagai penghasil energi, tiap gram lemak menghasilkan sekitar 9 sampai 9,3 kalori, energi yang berlebihan dalam tubuh disimpan dalam jaringan adiposa sebagai energi potensial.
b. Sebagai pembangun / pembentuk susunan tubuh, pelindung kehilangan panas tubuh atau pengatur tubuh.
c. Sebagai penghemat protein dalam hal ini jika tersedianya energi dalam tubuh telah tercukupi oleh lemak dan karbohidrat, maka pemanfaatan protein untuk penimbul energi dapat dikurangi atau tidak diperlukan.
d. Sebagai penghasil asam lemak esensial, dikarenakan asam lemak esensial ini tidak dapat dibentuk dalam tubuh melainkan harus tersedia dari luar, berasal dari makanan, untuk pertumbuhan dan pencegahan terjadinya peradangan kulit/dermatitis (linoleat, linolenat, arakhidonat).
e. Sebagai pelarut vitamin tertentu, seperti A, D, E, K sehingga dapat dipergunakan tubuh.
2. Fungsi lain manfaat dan kegunaan nutrisi lemak diantaranya:
a. Lemak sebagai pelumas diantara persendian dan membantu pengeluaran sisa makanan.
b. Lemak memberi kepuasan cita rasa, lemak lebih lambat dicerna sehingga dapat menangguhkan perasaan lapar. Lemak memberi rasa dan keharuman yang lebih baik pada makanan.
c. Beberapa macam lipida berfungsi sebagai agen pengemulsi (misal = lesitin) yang akan membantu mempermudah transport substansi lemak keluar masuk melalui membran sel.
d. Asam lemak berfungsi juga sebagai precursor (pendahulu) dari prostaglandin yang berperananmengatur tekanan darah, denyut jantung dan lipolisis.
Silahkan baca artikel terkait Keistimewaan Lemak Nabati Ramah kolesterol Klik Di Sini .
<<<<>>
Nutrisi lemak adalah bagian dari nutrisi yang perlukan oleh badan Lemak adalah senyawa organik yang terdiri dari atom karbon (c), hidrogen (H), dan oksigen (O).
Lemak bersifat larut dalam pelarut lemak, seperti benzen, eter, petroleum, dan sebagainya. Lemak yang mempunyai titik lebur tinggi berbentuk padat pada suhu kamar disebut lemak, sedangkan yang mempunyai titik lebur rendah berbentuk cair disebut minyak.
Lemak merupakan bahan penting dalam membran sel dan sifatnya tidak dapat larut dalam air dimanfaatkan dalam sistem kedap air sejumlah organisme. Setiap gram lemak menghasilkan 9 kilo kalori atau kilo joule (1 kilo (kkal) = 4,2kJ) pada waktu respirasi.
Dalam tubuh lemak akan dicernakan menjadi gliserol dan asam lemak. Dalam bentuk tersebut akan diserap oleh usus. Di dalam dinding usus akan diubah menjadi elmusi lemak dan diedarkan melalui pembuluh limpa menuju jantung dan baru diedarkan ke seluruh tubuh.
Berdasarkan wujud zat nya, lemak dibedakan menjadi 2 macam yaitu :
a. lemak padat terdapat pada hewan, misalnya mentega dan gajih (gemuk)
b. lemak cair banyak terdapat lemak nabati misalnya minyak jagung, minyak kedelai, minyak kelapa dan minyak sayur. Lemak padat dapat meningkatkan kolesterol. Dalam keadaan normal kolesterol dapat didapat dari makanan sehari-hari. Kolesterol disintesis di hati dan dinding usus, digunakan sebagai bahan pembentukan hormon juga vitamin D dan jaringan tubuh, disamping sebagai sumber kalori.
Sumber kolesterol, terutama berasal dari produk hewani, yaitu daging, susu, telur dan udang. Kadar kolesterol dalam darah yang normal adlah berkisar 150-250 mg %. Dan nilai ideal kolesterol seseorang sebaiknya dibawah 200 mg %.
2.2 Fungsi-fungsi Lemak dalam Tubuh Lemak pada suhu kamar berbentuk padat. Lemak merupakan zat makanan yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh manusia.
Selain itu lemak juga merupakan sumber energi yang lebih efektif dibandingkan dengan karbohidrat dan protein. Lemak, khususnya lemak nabati mengandung asam-asam lemak esensial seperti asam linoleat, lenolenat dan arakidonat tidak menyebabkan penyempitan pembuluh darah akibat pemupukan kolesterol, lemak juga berfungsi sebagai sumber pelarut bagi vitamin A, D, E, K (Winarno, 1997).
Tersedianya lemak dalam tubuh manusia banyak manfaatnya. Hal ini dapat diketahui dari fungsi-fungsi lemak tersebut. Fungsi lemak dapat dikelompokkan ke dalam fungsi utama dan fungsi lain, yaitu: (Marsetyo dan Kartasaputra, 1990)
1. Fungsi utama lemak
a. Sebagai penghasil energi, tiap gram lemak menghasilkan sekitar 9 sampai 9,3 kalori, energi yang berlebihan dalam tubuh disimpan dalam jaringan adiposa sebagai energi potensial.
b. Sebagai pembangun / pembentuk susunan tubuh, pelindung kehilangan panas tubuh atau pengatur tubuh.
c. Sebagai penghemat protein dalam hal ini jika tersedianya energi dalam tubuh telah tercukupi oleh lemak dan karbohidrat, maka pemanfaatan protein untuk penimbul energi dapat dikurangi atau tidak diperlukan.
d. Sebagai penghasil asam lemak esensial, dikarenakan asam lemak esensial ini tidak dapat dibentuk dalam tubuh melainkan harus tersedia dari luar, berasal dari makanan, untuk pertumbuhan dan pencegahan terjadinya peradangan kulit/dermatitis (linoleat, linolenat, arakhidonat).
e. Sebagai pelarut vitamin tertentu, seperti A, D, E, K sehingga dapat dipergunakan tubuh.
2. Fungsi lain manfaat dan kegunaan nutrisi lemak diantaranya:
a. Lemak sebagai pelumas diantara persendian dan membantu pengeluaran sisa makanan.
b. Lemak memberi kepuasan cita rasa, lemak lebih lambat dicerna sehingga dapat menangguhkan perasaan lapar. Lemak memberi rasa dan keharuman yang lebih baik pada makanan.
c. Beberapa macam lipida berfungsi sebagai agen pengemulsi (misal = lesitin) yang akan membantu mempermudah transport substansi lemak keluar masuk melalui membran sel.
d. Asam lemak berfungsi juga sebagai precursor (pendahulu) dari prostaglandin yang berperananmengatur tekanan darah, denyut jantung dan lipolisis.
Silahkan baca artikel terkait Keistimewaan Lemak Nabati Ramah kolesterol Klik Di Sini .
<<<<>>


