Tuesday, 10 May 2016

Peranan Keluarga Dalam Pendidikan.

Peranan Keluarga Dalam Pendidikan. 


Rekan guru yang saya banggakan.....Tidak diragukan lagi peran keluarga dalam pendidikan anak anak kita adalah sangat penting. lebih banyak waktu yang dilalui oleh keluarga kita di dalam keluarga,sedangkan waktu yang mereka berada sekolah lebih sedikit. Oleh karena itu pasti pengaruh keluarga akan cukup berarti dalam perkembangan pribadinya.  Keluarga adalah mitra penting dalam mempromosikan dan meningkatkan pengetahuan dan  keterampilan  anggota keluarga yang positif.

Pendidikan keluarga yang baik pendidikan dan pengaruh kepada anggota keluarganya yang masih muda adalah berdasarkan doa  yang selalu diucapkan selalu berintikan sebagai doa dalam sholat saat duduk di antara dua sujud seperti tertulis pada gambar disamping ini.

Yang paling jelek dari keluarga yang liberal adalah sebagai ini. Kunjungan ke rumah, orang tua kunjungan ke penitipan anak atau pengaturan sekolah, percakapan telepon, newsletter, catatan resmi, papan buletin, lokakarya, dan komunikasi tatap muka biasa dapat digunakan untuk menjaga peranan keluarga.

Informasi tentang keterampilan sosial tertentu yang difokuskan pada di pengaturan anak usia dini dan bagi penyedia layanan untuk belajar tentang apa yang keluarga lakukan di rumah.

 Jika strategi bimbingan yang menjadi benar-benar efektif, keterlibatan orang tua dan dukungan sangat penting. penyedia perawatan dini perlu melibatkan orang tua secepat anak mereka terdaftar dalam program ini dan meminta bantuan dalam memahami latar belakang anak dan tujuan keluarga bagi anak.

Kepekaan dan perhatian  terhadap keluarga dan perbedaan yang ada dalam hal kebiasaan  sangat penting dan dapat meningkat oleh kemampuan mendengarkan dan mendorong berkomunikasi dan menjadi contoh bagi yang yunior atau anak anak..

Kesadaran bahwa ada  karakter yang berbedaan dalam keluarga sangat penting untuk setiap anak dan orang tua merasa rasa memiliki dalam program anak usia dini, hal perlu diperhatikan untukmenentukan sikap dan cara pendekatan supaya nilai nila pendidikan dapat dimasukkan..

Keberagaman tabiat yang merupakan hakekat manusia yang tidak sama, akan tetapi Saling menghormati, kerjasama, tanggung jawab bersama, dan negosiasi perbedaan pendapat antara orang tua dan perawatan dan pendidikan profesional yang diperlukan untuk mencapai tujuan bersama yang terkait dengan bimbingan dalam pendidikan anak-anak muda.
 Demikian pendekatan pendidikan kepada seluruh anggota keluarga yang memiliki variasi dan nuansa keberagaman. Akan tetapi orang tua sebagai pemegang arah akan memeberikan tujuan pendidikan dengan arah yang baik. 


====================0000===================

Saturday, 7 May 2016

Hutan Pendidikan Di Negeri Piramida Mesir

Hutan Pendidikan Di Negeri Piramida 

Rekan Guru ...Ini tulisan teman dekat saya yang ,menceritakan tentang kehutanan di Negeri Seribu Nabi alias Mesir.....Inilah ceritanya "
Ketika penulis melakukan survai di Mesir dan meninjau Universitas Cairo, Ketua Laboratorium Geologi menyatakan bahwa "Dahulu Mesir Lebih Hijau Dari Indonesia".

 Oleh karena itu Mesir masih mungkin menjadi hijau kembali. Pendidikan kehutanan di Mesir sangat langka, tidak ada fakultas kehutanan, hanya ada jurusan kehutanan di Universitas Alexsandria. Jadi Mesir perlu mengadakan Hutan Pendidikan.
Mesir sebagian besar terdiri dari gurun pasir, dan hanya sedikit tanah yang dapat ditanami tertama di daerah delta sungai nil. Terkenal juga mesir sebagai negeri piramida karena banyak peninggalan sebagai bangunan yang disebut piramida. akan tetapi mesir juga sediri sedang menanami gurun pasirnya dengan tanaman pohon berkayu sehingga nantinya akan menjadi  hutan...Foto di bawah adalah upaya pemerintah menanam pohon kayu jadi di wilayah Ismailia mesir dekat terusan Suez.








Inilah peta rencana penghutanan kembali gurun pasir di Mesir. Rencana yang cukup baik tetapi perlu penyempurnaan dan unsur pendukung untuk kesuksesan rencana tersebut. Bantuan dari luar negeri juga ada . seperti peta berikut adalah peta yang di buat oleh Ahli kehutanan dari Jerman.


Menurut  pengamatan penulis peta rencana penghutanan tersebut perlu diperbaiki. hemat penulis penghutanan harusmendapat dukungan dari seluruh rakyat dan sebaiknya disentralisasi untuk memberikan tanggung jawab dan kebersamaan tugas seluruh wilayah atau dari daerah, sebagaimana yang dilakukan oleh negara kita. Proyek di Wanagama atau Gunung Kidul.

Inilah jenis jenis pohon kayu yang sudah dicoba ditanam di Mesir pada skala terbatas. Cukup menjanjikan jika terwujud di masa yang akan datang. Perlu ada dukungan berbagai unsur. Hutan dapat merubah ekologi sehingga mesir tidak hany terkenal piramidanya tetapi terkenal dengan hutan buatannya.





Demikian rencana besar yang sangat menjanjikan kehidupan bagi rakyat Mesir di masa yang akan datang.
Sementara itu dulu, nanti saya tulis lagi sambungannnya.....maaf yaa...., agak sibuk....






================================-------================================