Thursday, 3 September 2015

Cara Mengajar Anak TunaRungu



Cara Mengajar Anak TunaRungu


Rekan guru, berikut saya sampaikan cara mengajar anak tuna rungu. Uraian ini tentu bukan kompetensi saya, tapi saya kutifkan dari teman yang ahli dalam mengajar anak tuna rungu.

Cara untuk membantu dalam mendidik anak bermasalah dalam pendengaran atau anak tuna rungu.

Pada anak berkebutuhan khusus tunarungu, gangguan pendengaran dapat dikurangi dengan memanfaatkan sisa pendengaran dan menggunakan alat bantu dengar meskipun hasilnya tidak sempurna. Selain itu, anak tunarungu juga perlu mendapatkan terapi wicara untuk memperbaiki gangguan berbahasa sehingga anak tunarungu bisa menjadi produktif dan dapat memperbaiki kualitas hidupnya.

Terapi wicara diberikan kepada mereka anak tunarungu atau mereka yang mengalami gangguan komunikasi termasuk dalam gangguan berbicara, berbahasa serta gangguan menelan. Terapi wicara juga dapat bermanfaat untuk membangun kembali kognisi serta produktifitas anak tunarungu.
Adapun beberapa metode terapi wicara untuk anak berkebutuhan khusus dengan gangguan pendengaran diantaranya adalah sebagai berikut.

Cara  manual

Terapi wicara dengan metode manual ini adalah cara melatih atau mengajar anak tunarungu untuk berkomunikasi dengan menggunakan bahasa isyarat yaitu dengan ejaan jari.

Cara Auditori Visual Therapy

Metode auditori visual therapy  ini adalah perpaduan antara penerapan suara, bahasa bibir dan mimik muka. Tujuannya adalah dengan suara yang kita diharapkan bisa mengoptimalkan sisa pendengaran anak, dan dengan membaca mimik muka serta bahasa bibir diharapkan anak dapat dengan mudah memahami atau lebih mengerti setiap kata yang diucapkan secara visual.
Namun, dalam terapi wicara ini juga ada beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain :
  1. Alat artikulasi anak untuk mengetahui apakah terdapat kecacatan atau tidak.
  2. Pembentukan vocal dan konsonan
  3. Mengetahui tingkat kekurangan pendengaran anak. Ringan, sedang, berat atau bahkan sangat berat.
  4. Tingkat kelainan anak

     Cara lips reading atau membaca ujaran

    Metode ini penekanannya terdapat pada kemampuan anak yang diharuskan bisa menangkap suara atau bunyi bahkan ungkapan dari seseorang melalui penglihatannya. Dengan kata lain, anak tunarungu harus bisa membaca gerakan bibir dari lawan bicaranya.

    Cara Oral

    Cara atau metode oral ini adalah untuk melatih anak tunarungu agar bisa berkomunikasi secara lisan dengan lingkungan atau orang-orang yang bisa mendengar. Caranya yaitu dengan melibatkan anak tunarungu untuk berbicara secara lisan dihadapan orang atau masyarakat dalam setiap kesempatan.
Jika anak mengalami beberapa kelainan yang telah disebutkan diatas maka mereka perlu mendapatkan perhatian khusus, karena hal tersebut akan sangat berpengaruh terhadap penanganan awal atau konsep awal seperti apa yang akan diberikan kepada anak tunarungu.

Sekarang ini tentunya sudah banyak berbagai macam modifikasi terapi untuk anak berkebutuhan khusus yang lebih modern dan juga lebih detail, namun pada dasarnya semua metode terapi tersebut tergantung dari cara penanganan yang dilakukan terhadap anak.

Hendaknya anak tunarungu dilatih untuk berbicara sedini mungkin dengan orang normal agar mereka merasa terbiasa dan organ artikulasi mereka dapat terlatih sejak dini.

Dengan Cara Mengajar Anak TunaRungu demkian akan diperleh pengaruh pada hasil didik yang lebih baik.


<<<<<>>>>
 

No comments:

Post a Comment

Berikan Kritik dan Saran Anda